Puisi Rindu Untuk Kekasih
Ok..jom bersama Jc berpuisi..
Anda sedang
Rindu Pada kekasih tercinta?? tetapi anda tidak punya kata kata ungkapan kerinduan?? tenang saja karena kali ini Bersasi akan memberikan sebuah Puisi Rindu yang sangat cocok diberikan kepada kekasih anda yang jauh disna.
Puisi Rindu merupakan sebuah ungkapan perasaan terhadap seseorang yang kita cintai atau sayangi baik iyu kepada kekasih, sahabat maupun orang tua dan saudara di curahkan perasaan rindu tersebut pada selembar kertas dan segores pena maka jadilah kata mutiara cinta yang sangat indah menggambarkan perasaan atau curahan hati kita.
Puisi Rindu merupakan sebuah ungkapan perasaan terhadap seseorang yang kita cintai atau sayangi baik iyu kepada kekasih, sahabat maupun orang tua dan saudara di curahkan perasaan rindu tersebut pada selembar kertas dan segores pena maka jadilah kata mutiara cinta yang sangat indah menggambarkan perasaan atau curahan hati kita.
Rindu yaitu sebuah bentuk perasaan yang mencerminkan keinginan bertemu dengan seseorang. Timbulnya kerinduaan ini berasal dari rasa kecintaan atau kasing sayang kita terhadap seseorang. Berikut ini adalah beberapa ungkapan Puisi Rindu Untuk Kekasih anda.
Selalu Merindu
Karya : JC
Saat kata tak mampu terungkap langsung,
hati ini menjerit memanggilmu,
bagai pagi yang tak bertemu malam,
dinding hati ini roboh akan terpaan rinduku,
rindu padamu kekasih hati,
tak mungkin ku berlari terus,
mengejar bayangmu,
tak mungkin ku menjerit memanggil namamu,
ku selalu merindu,duhai kekasih hati,
dengarlah pita hatiku,datanglah pada pemilik hati ini,
meski jauh,namun . . .ku kan tetap menunggu,
sebagai tanda cinta,tanda sayang,dan . . .
setiaku padamu,salam rindu kasihku . . .
Kerinduan Ini
Meski sejenak bertemu, aku bahagia bisa kembali melihatmu
Di batas-batas kerinduan dan kehampaan tak terasa airmata menetes di pipiku
Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada
Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti
Sekeras apapun kumencoba, selemah apapun daya tuk mengingatnya
Hati miliki pilihannya sendiri yang tak bisa diatur oleh akal
Kukira aku sudah berhenti berharap di sekian waktu yang lalu
Kukira aku tak punya lagi hasrat untuk bertemu
Kukira aku takkan lagi melihatmu seindah seperti dulu
Hingga kemarin aku tahu bahwa segalanya tak ada yang berubah
Hanya setumpuk perkiraanku saja yang salah
Di batas-batas kerinduan dan kehampaan tak terasa airmata menetes di pipiku
Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada
Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti
Sekeras apapun kumencoba, selemah apapun daya tuk mengingatnya
Hati miliki pilihannya sendiri yang tak bisa diatur oleh akal
Kukira aku sudah berhenti berharap di sekian waktu yang lalu
Kukira aku tak punya lagi hasrat untuk bertemu
Kukira aku takkan lagi melihatmu seindah seperti dulu
Hingga kemarin aku tahu bahwa segalanya tak ada yang berubah
Hanya setumpuk perkiraanku saja yang salah
KERINDUAN
Adakah engkau disana sepertiku
Memasuki dunia hayalanku yang mencaci
Aku berhayal berduaan dengan mu
Dimana aku dapat tertawa bersamamu, menggenggam tanganmu
Wahai cintaku disana
Mengapa kau tak mengenaliku
Kau tak tahu apa yang ada di hatiku
Kau tak tahu jika aku memandingi wajah indahmu
Adakah engkau disana sepertiku
Yang tidak sadarkan diri akan cinta yang bersemi
Yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan
Saat berhadapan dengan mu
Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduan ku
Tak dapat berucap padamu, bahkan walau telah menyentuhmu
Setiap menatap matamu terasa menusuk ke jantung hati ku
Engkau cintaku, cinta terpendamku
Engkau rinduku, rindu tak bertuanku.
Memasuki dunia hayalanku yang mencaci
Aku berhayal berduaan dengan mu
Dimana aku dapat tertawa bersamamu, menggenggam tanganmu
Wahai cintaku disana
Mengapa kau tak mengenaliku
Kau tak tahu apa yang ada di hatiku
Kau tak tahu jika aku memandingi wajah indahmu
Adakah engkau disana sepertiku
Yang tidak sadarkan diri akan cinta yang bersemi
Yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan
Saat berhadapan dengan mu
Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduan ku
Tak dapat berucap padamu, bahkan walau telah menyentuhmu
Setiap menatap matamu terasa menusuk ke jantung hati ku
Engkau cintaku, cinta terpendamku
Engkau rinduku, rindu tak bertuanku.
LUKISAN HATI
Oleh Jc
Aku ingin pulang kepada hati yg kucintai
tapi aku harus menunggu,
di setiap heningku tak pernah lelah kau menemaniku
walau itu hanya bayang-bayang senyummu yg bila kusentuh senyum itu pergi
Di setiap matahari pergi, s'lalu saja terlihat saat kau berpaling dan berjalan meninggalkanku
aku ingin bertahan untuk orang yang kucintai
karena kupikir tak mungkin hanya sebatas ini cintaku
Kunikmati kesepian-kesepian ini
dengan nada, dengan mimpi, juga dengan kenanganmu
biar saja rindu ini hidup di dasar hati
menunggu sampai waktu yang panjang menegurnya
sampai ia menemui apa yang ia inginkan, apa yang ia rindu
Telah kubingkai namamu, lihatlah sangat indah di dalam hati
dan perpisahan ini tak mampu merusaknya sama sekali
suatu hari nanti jika kita bersatu lagi, kan kubacakan puisi ini untukmu
dan jika tidak, kan kubacakan sajak ini pada matahari di senja hari, atau pada bulan yang s'lalu menanti ...
ini hanya sekedar lukisan hatiku saat ini, dan entah seperti apa di suatu hari
Aku ingin pulang kepada hati yg kucintai
tapi aku harus menunggu,
di setiap heningku tak pernah lelah kau menemaniku
walau itu hanya bayang-bayang senyummu yg bila kusentuh senyum itu pergi
Di setiap matahari pergi, s'lalu saja terlihat saat kau berpaling dan berjalan meninggalkanku
aku ingin bertahan untuk orang yang kucintai
karena kupikir tak mungkin hanya sebatas ini cintaku
Kunikmati kesepian-kesepian ini
dengan nada, dengan mimpi, juga dengan kenanganmu
biar saja rindu ini hidup di dasar hati
menunggu sampai waktu yang panjang menegurnya
sampai ia menemui apa yang ia inginkan, apa yang ia rindu
Telah kubingkai namamu, lihatlah sangat indah di dalam hati
dan perpisahan ini tak mampu merusaknya sama sekali
suatu hari nanti jika kita bersatu lagi, kan kubacakan puisi ini untukmu
dan jika tidak, kan kubacakan sajak ini pada matahari di senja hari, atau pada bulan yang s'lalu menanti ...
ini hanya sekedar lukisan hatiku saat ini, dan entah seperti apa di suatu hari
Rinduku Diujung Sepi
Tetesan gerimis yang merinai,
dikelamnya langit senja.
Kulinangkan rindu diujung mata,
menari indahnya dipelupuk angan.
Raut bayanganmu nan manja,
menerpa ditiap sudut yang sepi.
Kulirihkan namamu didalam
kenang suaraku yang berharap.
Kasih lihatlah...
Lengkungan tujuh warna warni,
menghiasi langit usai hujan.
bagai bentang selendang mayang,
bertuliskan makna aksara rinduku.
Dan telah kucoba kirimkan pula,
bersama hembus bayu nan laju.
Berharap ia akan menepikan,
tentang rinduku yang terbata.
dikelamnya langit senja.
Kulinangkan rindu diujung mata,
menari indahnya dipelupuk angan.
Raut bayanganmu nan manja,
menerpa ditiap sudut yang sepi.
Kulirihkan namamu didalam
kenang suaraku yang berharap.
Kasih lihatlah...
Lengkungan tujuh warna warni,
menghiasi langit usai hujan.
bagai bentang selendang mayang,
bertuliskan makna aksara rinduku.
Dan telah kucoba kirimkan pula,
bersama hembus bayu nan laju.
Berharap ia akan menepikan,
tentang rinduku yang terbata.
Tak Ingat Tak Tahu
Rinduku selalu mengalirkan namamu
Namamu selalu detakkan jantungku
Sulit kubendung naluri itu
Selalu begitu, setiap waktu
Tapi, kau tak ingat dan tak tahu
Dan akhirnya akulah yang terpuruk dalam rasa itu
Rasa yang menggebu sejak dulu, dari masa lalu
Dan kau tak pernah ingat dan tak pernah tahu
Rasa dan asaku padamu terukir begitu jelas di tulang rusukku
Mengalir deras di aliran darahku
Memukul keras membuat lebih cepat detak jantungku
Sedikitpun, kau tak ingat dan tak tahu
Seperti menghitung jutaan bintang di malam hari
Seperti menghitung rinai hujan yang jatuh ke bumi
Seperti menghitung hamparan pasir di pantai ini
Sampai matipun kau tak kan pernah ingat dan tak kan pernah tahu
Bahwa disini ada satu hati yang menunggu, satu jiwa yang terbelenggu
Namamu selalu detakkan jantungku
Sulit kubendung naluri itu
Selalu begitu, setiap waktu
Tapi, kau tak ingat dan tak tahu
Dan akhirnya akulah yang terpuruk dalam rasa itu
Rasa yang menggebu sejak dulu, dari masa lalu
Dan kau tak pernah ingat dan tak pernah tahu
Rasa dan asaku padamu terukir begitu jelas di tulang rusukku
Mengalir deras di aliran darahku
Memukul keras membuat lebih cepat detak jantungku
Sedikitpun, kau tak ingat dan tak tahu
Seperti menghitung jutaan bintang di malam hari
Seperti menghitung rinai hujan yang jatuh ke bumi
Seperti menghitung hamparan pasir di pantai ini
Sampai matipun kau tak kan pernah ingat dan tak kan pernah tahu
Bahwa disini ada satu hati yang menunggu, satu jiwa yang terbelenggu
Puisi Patah Hati: Sedih yang Terlalu

Tak juga bisa kutulis tepat
kesimpulan tentang perlakuanmu
Karena terlalu dalamnya kau menghilang
dalam lautan kemuna'anmu ...
Kau jung-jung tinggi rasa egomu,
untuk sebuah kepuasan ...
Tak juga kutemukan kebenaran itu
saat kau hadir dalam semu,
Hingga kasat dimataku ...
Sedang yanng tersimpan hanya luka
Mungkin aku sebuah karang yang hanya diam
Saat kau menjadi ombak menerjangku tak henti,
dan egomu, juga semua yang kau lakukan,
membunuhku perlahan ...
by: jc
Puisi Patah Hati: Tenggelam
Aku sedih dengan ukiran yang indah
memuja akan dunia luka yang memahat
Luka yang begitu menusuk
Luka yang menghunjam jantungku
Tpai tidak ada yang tahu bahwa aku
kecewa dalam cerita
Sampai untuk berpikir tentang cinta
Dengan hati bukan mata rasakan cinta
Untuk kehilangan akal sehat
Dan untuk membuat aku tenggelam
Tenggelam dalam kesedihan
Tenggelam dalam kepedihan dan kehancuran
Dengan semua janji-janji busukmu
Dengan semua janji-janji palsumu
Membuat sayap ini patah dan mati
Aku menangis meratapi takdir
Merasakan seakan dunia ini tak berarti lagi
Dan kini hanya kesedihan, kekecewaan yang
menemaniku Cinta ini sungguh aku tidak mengerti
By: jC
memuja akan dunia luka yang memahat
Luka yang begitu menusuk
Luka yang menghunjam jantungku
Tpai tidak ada yang tahu bahwa aku
kecewa dalam cerita
Sampai untuk berpikir tentang cinta
Dengan hati bukan mata rasakan cinta
Untuk kehilangan akal sehat
Dan untuk membuat aku tenggelam
Tenggelam dalam kesedihan
Tenggelam dalam kepedihan dan kehancuran
Dengan semua janji-janji busukmu
Dengan semua janji-janji palsumu
Membuat sayap ini patah dan mati
Aku menangis meratapi takdir
Merasakan seakan dunia ini tak berarti lagi
Dan kini hanya kesedihan, kekecewaan yang
menemaniku Cinta ini sungguh aku tidak mengerti
By: jC
Puisi Patah Hati: Remuk Hatiku
senja menutupi mega
rintik gerimis mewarnai hari
hati yang telah patah
terbasahi hujan air mata
kau pergi tiada pamit
tetes darah yang kau tinggalkan
menjadi luka di hati
Ya Allah…..
tempatkan lah ia di surga-Mu
pertemukan lah kami
dengan Kasih dan Ridha-Mu
Amien.
By: Jc
rintik gerimis mewarnai hari
hati yang telah patah
terbasahi hujan air mata
kau pergi tiada pamit
tetes darah yang kau tinggalkan
menjadi luka di hati
Ya Allah…..
tempatkan lah ia di surga-Mu
pertemukan lah kami
dengan Kasih dan Ridha-Mu
Amien.
By: Jc
Puisi Patah Hati: 'CINTA IBARAT GEMPA'
Ketika cinta datang..
Ia akan menggetarkan seluruh isi hati ..
Membuat hati tak menentu ..
Namun..
Ketika cinta itu lenyap ..
Yang kan tersisa ..
Hanyalah deraian air mata ..
Dan puing” cinta yang hancur berkeping-keping ..
Cinta..
Ajarkan aku Keihlasan..
Ajarkan aku bagaimana Menerima..
Dan ajarikan aku tentang kelapangan dada..
Jika dia menjadi milikku..
dan jika ia pergi dariku..
Izinkan aku mampu menahan diriku..
tidak ataupun lebih dari sekarang..
Ia akan menggetarkan seluruh isi hati ..
Membuat hati tak menentu ..
Namun..
Ketika cinta itu lenyap ..
Yang kan tersisa ..
Hanyalah deraian air mata ..
Dan puing” cinta yang hancur berkeping-keping ..
Cinta..
Ajarkan aku Keihlasan..
Ajarkan aku bagaimana Menerima..
Dan ajarikan aku tentang kelapangan dada..
Jika dia menjadi milikku..
dan jika ia pergi dariku..
Izinkan aku mampu menahan diriku..
tidak ataupun lebih dari sekarang..
Puisi Patah Hati: 'AKU dan DIA'
Aku mencintaimu,
Dia mencintaimu,
Sama punya rasa,
Mengharapkanmu...
Siapa aku ?
Akulah yang pertama,
Siapa dia ?
Dialah selingkuhanmu...
Kenapa kau tak setia,
Satu cinta tak cukup buatmu bahagia,
Aku tak tahu apa kekuranganku,
Mungkin inilah misteri cinta...
Haruskah aku mengalah demi bahagiamu,
Melepaskan tali kasih tlah lama terbina,
Tuhan,,beri aku keikhlasan,
Kalau memang mencintai itu keikhlasan...
Dia mencintaimu,
Sama punya rasa,
Mengharapkanmu...
Siapa aku ?
Akulah yang pertama,
Siapa dia ?
Dialah selingkuhanmu...
Kenapa kau tak setia,
Satu cinta tak cukup buatmu bahagia,
Aku tak tahu apa kekuranganku,
Mungkin inilah misteri cinta...
Haruskah aku mengalah demi bahagiamu,
Melepaskan tali kasih tlah lama terbina,
Tuhan,,beri aku keikhlasan,
Kalau memang mencintai itu keikhlasan...
Nah, setelah coba melihat-lihat beberapa puisi putus cinta di blog saya JC, admin menemukan beberapa contoh puisi patah hati yang sangat mengharu-birukan. Siap-siap saja tisu untuk megelap air mata yah! Nah, lihat puisi patah hati diatas tu ini:
Nah, itulah beberapa contoh puisi patah hati yang admin kemon baca lihat dari beberapa teman blogger dan forum. Semoga dengan membaca puisi diatas, kamu-kamu boleh menemukan sebuah titik awal kebangkitan untuk segera move on dan tidak galau lagi. Salahkanlah admin jika kemudian, setelah membaca puisi patah hati diatas kamu menjadi semakin galau. Semakin ingat seseorang yang sudah meninggalkanmu. Percayalah bahwa Tuhan akan mengutus yang lebih baik darinya bagimu.
Nah, itulah beberapa contoh puisi patah hati yang admin kemon baca lihat dari beberapa teman blogger dan forum. Semoga dengan membaca puisi diatas, kamu-kamu boleh menemukan sebuah titik awal kebangkitan untuk segera move on dan tidak galau lagi. Salahkanlah admin jika kemudian, setelah membaca puisi patah hati diatas kamu menjadi semakin galau. Semakin ingat seseorang yang sudah meninggalkanmu. Percayalah bahwa Tuhan akan mengutus yang lebih baik darinya bagimu.

:a
:b
:c
:d
:e
:f
:g
:h
:i
:j
:k
:l
:m
:n